Surabaya (KN) – Sekdaprov Jatim Dr H Rasiyo MSi mengatakan, masalah pendidikan menjadi tanggungjawab bersama antara Pemprov Jatim dan Kabupaten/Kota, dan seluruh masyarakat. “Pendidikan sampai saat ini menjadi salah satu prioritas Pemprov, tetapi ini menjadi tanggungjawab bersama, dan harus terus menjadi perhatian,” kata Sekdaprov pada acara “Widya Pakerti Nugraha” Sekolah Berkarakter dan Komunitas Pegiat Kebangsaan, di Gedung DBL Surabaya, Kamis (22/11).
Menurut Rasiyo, acara ini hanya sarana untuk meningkatkan pendidikan karakter. Karena selama ini dunia pendidikan terkesan hanya mengedepankan otak, kepandaian dan intelegensi saja, padahal yang lebih penting adalah moral dan mental masing-masing individu sehingga dapat mencegah pengaruh negatif teknologi informasi yang dapat merusak moral dan karakter bangsa. “Pemprov sangat konsisten pada program pendidikan dasar sembilan tahun sejak 2007. Program ini sudah disentralisasikan di Kabupaten/Kota karena kepala daerah lebih mengetahui warga yang membutuhkan dan mana yang tidak,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Dr Harun mengatakan, berbagai inovasi terus dikembangkan Jawa Timur dalam meningkatkan taraf pendidikan serta mendorong kepedulian dan komitmen elemen masyarakat pada pendidikan di masing-masing daerah. Karena itulah Dindik Jatim untuk kali kedua menggelar “Widya Pakerti Nugraha” pada pihak yang dinilai memiliki komitmen yang tinggi dan peduli pada pendidikan.
Education Award ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jatim melalui Dinas Pendidikan sebagai leading sector guna mendorong kepedulian semua pihak pada pendidikan di Provinsi ini.
“Pendidikan adalah tanggungjawab semua pihak. Bukan hanya pemerintah, guru atau pun dinas pendidikan. Masyarakat, corporate serta industri memiliki tanggungjawab yang sama, “kata harun
Harun bersyukur karena maraknya tawuran antar pelajar yang terjadi berbagai daerah di Indonesia tidak diikuti pelajar Jatim. “Anugerah ini setiap tahun akan terus kita gelar. Tidak mendorong sekolah untuk mencari pendidikan karakter terbaik bagi siswa. Tapi juga mendorong dan memotivasi orangtua juga,” kata Harun. (rif)
Foto : Sekdaprov pada acara “Widya Pakerti Nugraha” Sekolah Berkarakter dan Komunitas Pegiat Kebangsaan, di Gedung DBL Surabaya
