KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Anggota Dewan Tuding Pemkot Tak Serius Membangun TPS Pasar Turi

Surabaya (KN) – Pejabat pemkot Surabaya dinilai lamban dalam membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk para pedagang pasca terbakarnya Pasar Turi III.Sebab, sampai saat ini masih tarik ulur dengan rencana pembangunan TPS, Pemkot juga dinilai tak serius padahal pembangunan TPS tersebut sangat penting dan ditunggu banyak pedagang.

Penilaian ini  disampaikan anggota Komisi C DPRD Surabaya, Reni Astuti. “Saya melihat antara Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Sekkota, Pak Muhlas Udin dengan Kabag Bina Program Eri Cahyadi tidak sinkron menyikapi rencana pembangunan TPS Pasar Turi,” kata Reni, Rabu (17/10).

Reni menyesalkan antar pejabat Pemkot yang belum satu suara. Padahal anggaran pembangunan TPS sudah dialokasikan sebesar Rp 12,4miliar bersumber dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) atau Perubahan APBD tahun anggaran 2012.

“Sebelumnya pihak Pemkot berjanji segera merealisasikan TPS pada 2012 ini. Tapi ada silang pendapat. Pak Muhlas meyakinkan selesai dibangun 2012, tapi Bina Program menyebut pembangunan baru dimulai 2013 karena diawali tahapan lelang,” ujarnya.

Menyikapi pernyataan pejabat Pemkot yang180 derajat, Reni cenderung memegang pernyataan Muhlas Udin. “Kalau saya lebih memegang omongannya Pak Muhlas. Tahapan pengerjaan harus secepatnya dilakukan agar tidak meleset,” cetusntya.

Reni mengaku tak peduli apakah Pemkot menetapkan pengerjaan melalui mekanisme penunjukan PL atau lelang. “Kalau antara PL dan lelang tidak ada beda waktu, silahkan gunakan lelang saja,” tandasnya.  (anto)

 

Foto : Pasar Turi tahap III yang ludes terbakar

Related posts

Jatim Raih Penghargaan SPM Awards 2024 Katagori Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan SPM Tahun 2023

kornus

Aktivis Dolly : Bu Risma Telah Mengentas Warga, Eri Cahyadi-Armuji Meneruskan Kebaikan

kornus

Pemprov Jatim Tambah Bidang Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Reformasi Birokrasi di Inspektorat

kornus