KORAN NUSANTARA
indeks Nasional

Menko Polhukam: Pemerintah Mengutuk Keras Terhadap Siapapun Pelaku Peledakan Bom di Depok

Jakarta (KN) – Menanggapi aksi peledakan bom di Beji, Depok, Menko Polhukam menggelar jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Minggu (9/9). Dalam jumpa pers Menko Polhukam didampingi oleh Kapolri, Kepala BIN, Kepala BNPT, dan Deputi Menko Polhukam Bidang Koordinasi Kominfotur.

Menko Polhukam melalui jumpa persnya mengatakan bahwa pemerintah mengutuk keras terhadap siapapun yang menyebabkan terjadinya peristiwa ledakan. “Tindakan tersebut sangat bertentangan dengan upaya-upaya bersama kita untuk senantiasa menggunakan cara-cara damai dan beradab dalam kehidupan bernegara,” tegas Menko Polhukam.

Sesuai dengan arahan Presiden RI, Menko Polhukam mengatakan bahwa Polri, BIN, BNPT dibantu segenap jajaran terkait diminta untuk terus mengejar para pelaku, dan bagi korban yang dirawat agar dikelola/ dilayani sebaik-baiknya.

Pada kesempatan tersebut Menko Polhukam menghimbau agar segenap anggota masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sesuatu yang mencurigakan dan segera melaporkan kepada aparat terdekat yang akan bekerja mencari sumber pelaku dan penanganan awal.

Menko Polhukam Djoko Suyanto mengaku telah melaporkan peristiwa ledakan bom yang terjadi di Beji, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (9/9) malam kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Djoko Suyanto menegaskan jika pemerintah tidak pernah mengaitkan aksi teror yang terjadi di Indonesia dengan agama tertentu. “Pemerintah tidak pernah mengaitkan aksi teror dengan agama tertentu. Kalau kelompok itu iya dan diakui kelompok-kelompok itu,” tegasnya.

Sejauh ini, kata Djoko, pihak kepolisian sedang mendalami motifnya. Sementara untuk pelaku peledakan belum tertangkap. “Motif masih didalami,” ucapnya.

Pada kesempatan ini Djoko pun menyampaikan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam membantu aparat untuk ikut mengawasi lingkungan di sekitar dari ancaman teroris. Sebab, para pelaku teroris terkenal pandai berkamuflase di tengah masyarakat. (red)

Related posts

Kenaikan Pangkat dan Sertijab Pejabat Makorem 084/Bhaskara Jaya

kornus

Putus Rantai Penularan, Kemenkes Susun Teknis Karantina Pasien TBC

Satgas Yonif Mekanis 512/Quratara Yudha Laksanakan Pengobatan Massal di Papua

kornus