KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Angkatan Laut India Kujungi Koarmatim

Surabaya (KN) – Kedatangan kapal perang Angkatan Laut India INS Ranjit (D53) disambut deputasi personel Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dan pejabat Koarmatim,  di Dermaga Jamrud Utara Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (15/3) kemarin. Rencananya kunjungan ini berlangsung hingga Sabtu (17/3).Pasukan deputasi yang menyambut kedatangan kapal ini, berasal dari Satuan Kapal Eskorta, Satuan Kapal Selam, Satuan kapal Ampibi, Satuan kapal Cepat, Satauan kapal Patroli dan Satuan Kapal Bantu jajaran Koarmatim. Sedangkan pejabat yang menjambut antara lain Asops Danlantamal V Kolonel Laut (P) H. Yudho Warsono, Atase Pertahanan India Colonel Sanjeev Langeh serta perwira dari Lantamal V dan Satkor Koarmatim.

Asops Danlantamal V Kolonel Laut (P) H Yudho Warsono Jumat (16/3) mengatakan, selama berada di Surabaya, Kapal Perang INS Ranjit (53) akan melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain courtesy call ke Danlantamal V, open ship, olahraga bersama dengan personel Koarmatim, kunjungan ke Pemerintah Kota Surabaya dan kunjungan ke tempat wisata di Jawa Timur.

Menurutnya, tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempererat hubungan antara Angkatan Laut India dengan TNI AL yang sudah berlangsung sejak lama. Hubungan yang sudah terjalin selama ini antara lain, kerja sama patroli bersama yang diberi nama Patroli Terkoordinasi (Patkor) Indindo yang digelar setiap tahun.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi ajang promosi wisata Jawa Timur ke dunia internasional. “TNI AL selain punya tugas mengamankan wilayah NKRI juga punya tugas mempromosikan potensi budaya dan wisata khususnya Jatim,” katanya.

Kapal Perang India ini berjenis Raiput Class Destroyer dan mempunyai spesifikasi perusak dengan panjang 147 meter, lebar 15,8 meter dan bobot 4.974 ton. Kapal perang ini dikomandani oleh Kapten Punit Chadda dengan jumlah anak buah kapal (ABK) 320 orang dan berangkat dari Pelabuhan Angkatan Laut India sejak Februari 2012. Selain berkunjung ke Indonesia, kapal perang India ini juga akan berkunjung ke beberapa negara di Asia seperti Filipina dan Malaysia.

Sebelumnya, KRI Sultan Iskandar Muda – 367 dari jajaran Koarmatim yang tergabung dalam Maritim Task Force/United Nations Interim Force In Lebanon (MTF/UNIFIL) melaksanakan Gun Exercise (GUNEX) – 603 yaitu Floating Target Firing Exercise atau latihan penembakan dengan menggunakan sasaran apung di Laut Mediterania, belum lama ini.

Latihan penembakan yang dilaksanakan di Zone Barbara 2 ini, menggunakan 2 meriam yang dimiliki KRI SIM-367. Meriam tersebut adalah Meriam 76 mm OSRG (Otomelara Super Rapid Gun) dengan jarak tembak 6000 yard dan Meriam 20 mm Vector dengan jarak tembak 2500 yard dengan sasaran Killer Tomato. Latihan yang berlasung selama 2 jam ini berjalan dengan aman dan lancar serta dengan hasil baik.

Tujuan dari latihan penembakan ini untuk mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam aksi peran tempur serta untuk mempertahankan kemampuan Sewaco (Sensor weapon and command) anggota KRI SIM 367. (red/Koarmatim)

Related posts

Latsitardanus XXXIX/2019, Satlak Hiu Gelar Berbagai Kegiatan di Bubulan Bojonegoro

kornus

Pangdam I/Bukit Barisan Pimpin Upacara Pemberangkatan Satgas Operasi Pamrahwan Maluku dan Maluku Utara

kornus

Kemenkes Verifikasi Lapangan 4 Sentra Pangan Jajanan dan Kantin Sehat di Surabaya

kornus