Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Komisi C DPRD Jatim masih merasa geram atas kinerja pihak manajemen Bank Jatim. BUMD di bidang Perbankan milik Pemprov Jatim ini terus mendapat sorotan, terlebih dalam NPL ( Non Performing Loan) Bank Jatim yang masih tinggi dalam ukuran perbankan.Anggota Komisi C DPRD Jatim Musyaffa’ Noer mengatakan dirinya memberikan kesempatan kepada pihak manajemen Bank Jatim untuk memperbaiki kinerjanya dalam menurunkan NPL bank Jatim.
“Kami beri kesempatan hingga akhir tahun 2018 ini untuk memperbaiki kinerjanya, terlebih menurunkan NPL,”kata Musyafak Noer, Kamis (8/11/2018).
Ketua DPW PPP Jatim ini mengatakan jika NPL saat ini tetap dipertahankan, pihaknya merasa miris jika di Bank Jatim akan terjadi penumpukan kredit macet.” Bisa jadi kalau kredit macet terus-terusan bisa bangkrut bank Jatim,”sambungnya.
Musyaffa’ menambahkan, jika nantinya pihak manajemen bank Jatim tak mampu untuk menurunkan NPL tersebut, maka sebagai konsekuensinya perlu ada perombakan dimanajemen bank Jatim.”Kalau perlu dilakukan pergantian dari Dirut Bank Jatim,”jelasnya. (KN01)
