Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Selama periode Januari-Desember 2017, perhiasan logam mulia menjadi komoditi terbesar ekspor non migas Jawa Timur dengan nilai 2,161 miliar dollar AS, dengan peranan sebesar 11,01 persen dari total ekspor Jawa Timur sebesar 19,613 miliar dollar AS.Negara tujuan akspor perhiasan logam mulia terbesar selama 2017 adalah Jepang dengan nilai 904,29 juta dollar AS disusul ke Amerika Serikat 101,17 juta dollar AS dan dan Singapura 734,49 juta dollar AS dan ke negara-negara lainnya 1,739 miliar dollar AS. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono, di Surabaya, Senin (15/1/2018) siang.
Peringkat kedua ekspor non migas terbesar diduduki minyak petroleum mentah dengan nilai sebesar 1,17 miliar dollar AS yang berperan 5,94 persen dari total ekspor. Sedangkan peringkat ketiga adalah tembaga dimurnikan untuk katoda dan bagian dari katoda dengan nilai ekspor sebesar USD 1,07 juta dollar AS atau berperan 5,48 persen dari total ekspor.
Meskipun menjadi andalan ekspor Jawa Timur selama 2017, perhiasan logam mulia lainnya juga merupakan komoditas yang mengalami penurunan ekspor paling tajam. Komoditas ini turun sebesar 36,92 persen, dari sebesar 3,426 miliyar dollar AS periode yang sama tahun 2016 menjadi hanya sebesar 2,161 miliar dollar AS pada 2017.
Negara ASEAN masih menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas Jawa Timur selama Januari-Desember 2017. Selama periode tersebut, Malaysia menjadi negara utama dengan peranan sebesar 6,50 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur, diikuti Singapura dengan peranan 6,26 persen dan Thailand dengan peranan sebesar 3,01 persen.
Selama kurun waktu Januari-Desember 2017, ekspor ke negara-negara ASEAN mengalami peningkatan 14,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan ekspor ke Uni Eropa mengalami kenaikan ekspor nonmigas dibanding tahun sebelumnya, kecuali Italia yang turun 3,30 persen. Meskipun begitu selama Januari-Desember 2017, nilai ekspor ke Belanda merupakan nilai terbesar yang mencapai 411,56 juta dollar AS dengan peranan 2,24 persen. Diikuti oleh Jerman dengan peranan 1,77 persen dengan nilai ekspor 325,94 juta dollar AS.
Selanjutnya negara Eropa lainnya yang merupakan negara tujuan ekspor adalah Italia dengan peranan sebesar 1,06 persen atau 195,42 juta dollar AS. Selain negara-negara ASEAN dan Uni Eropa, terdapat beberapa negara utama yang menjadi tujuan ekspor nonmigas Jawa Timur dengan nilai transaksi yang cukup besar. (KN05)
