KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

BGN Tegaskan Komitmen Keterbukaan dan Perbaikan Program MBG

BGN Tegaskan Komitmen Keterbukaan dan Perbaikan Program MBG

Jakarta, mediakorannusantara.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmen keterbukaan dan perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menerima audiensi dari Jaringan Muda Indonesia (JMI) di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin, 25 Mei 2026.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menerima audiensi JMI sebagai ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai masukan, aspirasi, serta dinamika pelaksanaan MBG di berbagai daerah.

Dalam audiensi tersebut, Sony memaparkan perjalanan pembentukan BGN dan pengembangan Program MBG sejak resmi dibentuk pada 15 Agustus 2024, dan terus melakukan penguatan sistem secara bertahap guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Program MBG dibangun secara bertahap, dan saat ini kami terus melakukan validasi data serta penguatan sistem agar penyaluran manfaat dapat semakin tepat sasaran,” ujar Sony.

Sony juga menegaskan, BGN terbuka terhadap berbagai kritik, saran, maupun masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya penyempurnaan program.

Menurut Sony, seluruh pihak perlu bersama-sama membangun solusi agar manfaat Program MBG dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Kami menerima seluruh masukan dari JMI dan terbuka terhadap setiap saran untuk perbaikan Program MBG. Jika ada hal yang perlu dibenahi, mari duduk bersama dan berdiskusi mengenai langkah terbaik yang dapat dilakukan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, BGN turut meluruskan sejumlah isu yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait sistem pengelolaan program dan penentuan titik pelaksanaan MBG.

Sony menegaskan, proses pengembangan sistem dilakukan secara internal dan terus disempurnakan sesuai kebutuhan lapangan.

Sony juga menjelaskan bahwa BGN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, satuan tugas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan pemetaan wilayah dan memastikan pemerataan penerima manfaat MBG.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Jaringan Muda Indonesia menyampaikan sejumlah masukan dan perhatian terkait pelaksanaan program MBG di lapangan.

JMI mengemukakan, kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan program prioritas nasional tersebut.(wa/an)

Related posts

Warga Indonesia Dilarang Masuk Masjidil Aqsa

redaksi

Komisi C Soroti Rencana Penertiban Pedagang Pasar Keputran

kornus

DPR minta Anggaran kesehatan Rp169,7 triliun harus dirasakan seluruh Masyarakat