KORAN NUSANTARA
indeks

Pemerintah Lakukan Langkah Antisipasi Cegah PHK Massal Imbas Memanasnya Geopolitik Global

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor

JAKARTA, mediakorannusantara.com — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memastikan pemerintah terus mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja akibat dampak geopolitik global yang memanas imbas perang Timur Tengah pada hari Minggu (17/5/2026).

“Nah, kita segera mengantisipasi terjadinya PHK yang bisa membuat banyaknya pengangguran yang ada di Indonesia,” kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan di Jakarta pada hari Minggu (17/5/2026).

Afriansyah Noor menekankan hal itu saat menghadiri kegiatan Patriot Move 2026 yang digelar Kementerian Transmigrasi dan dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta pada hari Minggu (17/5/2026).

Menurut Afriansyah Noor, konflik global yang terjadi saat ini memberikan tekanan terhadap perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia, sehingga pemerintah mengambil langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas lapangan pekerjaan pada hari Minggu (17/5/2026).

“Kita juga sekarang pada tahap kondisi global dunia, perang, ini berdampak kepada semua negara termasuk Indonesia,” ujarnya pada hari Minggu (17/5/2026).

Afriansyah Noor menegaskan pemerintah terus memantau dampak kondisi geopolitik global terhadap ketenagakerjaan nasional guna mencegah meningkatnya pemutusan hubungan kerja di berbagai sektor industri nasional pada hari Minggu (17/5/2026).

“Tingkat pengangguran sekarang ini setara dengan 7,4 juta orang, sekitar 4,3 persen dari jumlah penduduk Indonesia,” beber Afriansyah Noor pada hari Minggu (17/5/2026).

Afriansyah Noor menjelaskan pemerintah saat ini memperkuat berbagai program ketenagakerjaan untuk membantu masyarakat tetap memperoleh peluang kerja di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang dan berubah cepat pada hari Minggu (17/5/2026).

Afriansyah Noor mengatakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah memperluas program Magang Nasional dengan meningkatkan kuota peserta dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang pada tahun 2026 pada hari Minggu (17/5/2026).

Menurut Afriansyah Noor, program tersebut ditujukan membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan keterampilan sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri yang semakin kompetitif dan dinamis saat ini pada hari Minggu (17/5/2026).

“Jadi untuk tahun 2026, Bapak Presiden melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga membuka insya Allah lowongan sekitar 150 ribu, jadi dari 100 ribu naik menjadi 150 ribu,” jelas Afriansyah Noor pada hari Minggu (17/5/2026).

Selain program magang, pemerintah juga membuka pelatihan vokasi nasional bagi lulusan SMA dan SMK melalui balai pelatihan kerja guna memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan pada hari Minggu (17/5/2026).

“Itu membuka pelatihan, silakan mendaftar dan mengikuti,” katanya pada hari Minggu (17/5/2026).

“Pendaftarannya di aplikasi SIAPKerja,” ucap Afriansyah Noor pada hari Minggu (17/5/2026).

“Di situlah nanti teman-teman bisa ikut mendaftar di magang hub, kemudian juga ikut di vokasi nasional atau pelatihan vokasi nasional,” tuturnya pada hari Minggu (17/5/2026).

“Di situ nanti diberikan insentif itu per hari untuk uang sakunya Rp20.000, terus pelatihannya gratis selama bisa mengikuti dengan baik dan mendapatkan sertifikasi dari negara,” tambah Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada hari Minggu (17/5/2026).

Afriansyah Noor menambahkan pemerintah meyakini kekuatan ekonomi rakyat menjadi fondasi penting menghadapi tekanan global sehingga penguatan pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja terus diperluas di berbagai daerah Indonesia pada hari Minggu (17/5/2026).(wa/an)

Related posts

Emil Dardak Ajak Generasi Muda Miliki Etos Kerja dan Budi Pekerti

kornus

Resmikan SPBUN Pertama di Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Dinilai Gercep Beri Solusi untuk Nelayan

kornus

Gudang Sentoso Seal Diam-diam Produksi Saat Disegel, Pemkot Surabaya dan Polres Tanjung Perak Bertindak Cepat

kornus