KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Kemenekraf Tingkatkan Kompetensi Juru Masak SPPG Lampung Lewat Program MASAMO untuk Perkuat Makan Bergizi Gratis

Masak Bersama Master Chef” (MASAMO) yang diselenggarakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rajabasa 3, Bandar Lampung.

Bandar Lampung, mediakorannusantara.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkomitmen memperkuat kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meningkatkan kompetensi para juru masak. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan “Masak Bersama Master Chef” (MASAMO) yang diselenggarakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rajabasa 3, Bandar Lampung.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mensinergikan pelaku industri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan demi meningkatkan standar sajian MBG di tingkat nasional.

“Melalui MASAMO, kita memperkuat SDM dapur MBG sekaligus mendorong keterlibatan industri kreatif dalam peningkatan standar kuliner nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (16/2).

Sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto, Kemenekraf menempatkan subsektor kuliner sebagai prioritas dalam membangkitkan industri kreatif berbasis kekayaan intelektual di daerah. Program MASAMO hadir sebagai strategi konkret untuk meningkatkan kapasitas juru masak SPPG melalui pendampingan langsung dari pakar kuliner. Hal ini dilakukan guna memastikan kualitas, variasi menu, standar kebersihan, serta kandungan gizi dan protein tetap sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kegiatan di Lampung ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenekraf, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Metro, BGN, pengelola SPPG, serta dukungan dari industri perlengkapan dapur nasional Oxone dan Juri MasterChef Indonesia, Chef Norman Ismail. Sebanyak 50 juru masak mengikuti pelatihan intensif yang mencakup materi keamanan pangan, kebersihan personal, pengelolaan bahan baku, penerapan prinsip HACCP, hingga teknik memasak sehat.

Teuku Riefky Harsya turut memberikan apresiasi atas keseriusan pemerintah daerah dalam menyukseskan Program MBG yang kini telah menjangkau sekitar 65 juta penerima manfaat melalui 21.897 unit SPPG. Pada tahun ini, target penerima manfaat diproyeksikan meningkat hingga lebih dari 83 juta jiwa dengan dukungan lebih dari 36.600 unit SPPG di seluruh Indonesia.

“Program MBG bukan hanya tentang pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Penguatan kapasitas juru masak menjadi kunci agar kualitas, standar kebersihan, dan nilai gizi yang ditetapkan dapat terjaga secara konsisten di seluruh Indonesia,” tutur Menekraf Riefky.

Lampung dinilai memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner hingga konten digital. Sinergi multipihak dalam kegiatan MASAMO ini diharapkan tidak hanya mendukung program nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui rantai pasok sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan di wilayah tersebut.(wa/ar)

Related posts

Pimpin Apel Siaga Bencana di Kota Batu, Gubernur Khofifah: Lakukan Mitigasi, Pastikan Peralatan dan Personel Semua dalam Kondisi Siap Siaga

kornus

Begini Taruna AAL Korps Marinir Asah Kemampuan Tempur

Panglima TNI Tutup Dikreg LIV Sesko TNI 2025

kornus