Surabaya (KN) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur meminta warga Jatim untuk mewaspadai bencana tanah longsor dan banjir setelah hujan deras mengguyur sejumlah daerah beberapa hari terakhir.“Intensitas hujan belum tinggi, tapi waspada bahaya perlu dilakukan mulai dari sekarang,” kata Kepala BPBD Jawa Timur (Jatim), Sudarmawan di Surabaya, Selasa (27/11).
Menurutnya, selama intensitas hujan rendah, angin puting beliung justru kerap terjadi di Jatim, sehingga banyak rumah warga yang rusak.
Berdasarkan catatan BPBD Jatim, puting beliung di Bojonegoro sejak 20 Oktober sampai 20 November lalu mengakibatkan 41 rumah roboh dan 600 lainnya rusak.
Belum diketahui berapa kerugian akibat dari bencana tersebut karena laporan resmi dari Kecamatan yang terkena bencana itu belum semuanya masuk.
Dari total tujuh kecamatan, kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Kapas dan Suko Sewu.
“Pada November ini terjangan angin puting beliung meningkat dan pemerintah telah menetapkan status siaga darurat,” ujar Sudarwan.
Ia juga berharap masyarakat di daerah rawan puting beliung waspada ketika terjadi perubahan cuaca, khususnya pada sore hari. (rif)
Foto : Kepala BPBD Jawa TimurĀ Sudarmawan
