KORAN NUSANTARA
indeks Surabaya

Kadis PU Bina Marga Didamprat Warga Wisma Kedung Asem Indah

Surabaya (KN) – Pembangunan MERR II C terus menui protes dari warga sekitarnya. Pekerjaan MERR yang kini sedang melakukan pekerjaan pengurukan di lahan fasum jalan warga Wisma Kedung Asem Indah (RW IX) Kelurahan Kedung Baruk, Rungkut itu diprotes warga karena mengganggu kenyamanan warga di wilayah tersebut.

Masalahnya, pekerjaan proyek yang melintasi lahan janan fasum warga perumahan Wisma Kedung Asem Indah itu dilakukan tanpa sosialisasi dan pemberitahuan kepada warga. Selain itu tuntutan warga yang minta kompensasi atas aset berupa pos kamling, lapangan voly, bundaran taman dan penerangan jalan yang belum dipenuhi.

 

Warga yang merasa jengkel dengan sikap pejabat Pemkot Surabaya maupun pimpro MERR, Rabu (5/10), marah karena kondisi jalan yang sedang dibangun itu dibuka untuk umum sehingga semprawut. Kemarahan warga itu karena Kadis PU Bina Marga dan Pematusan, Kadis Cipta Karya dan tata Ruang Pemkot, serta pimpro MERR II C tak menghiraukan keluhan warga.

 

Akibatnya, Kadis PU Bina Marga dan Pematusan Ir Ernawati, Rabu (5/10), petang melalui ponselnya didamprat warga Wisma Kedung Asem Indah. ” Saya jengkel dengan sikap pejabat yang tak menghiraukan keluhan warga, mestinya mereka itu turun kelapangan biar tahu kondisi di lapangan seperti apa. Masak mereka kalau mendapat keluhan warga hanya ya ya saja dan hanya duduk dibelakang meja,” kata anto, warga Wisma Kedung Asem Indah yang juga selaku pengurus RW IX tersebut.

Dia juga menyesalkan pelaksana lapangan proyek tersebut, karena beberapa kali dingatkan agar jalan itu ditutup untuk umum tak dihirauan. Bahkan bahkan mereka seenaknya sendiri mengacak-acak wilayah RW IX tanpa ada kordinasi lebih dulu.

Anto juga mengatakan, Kadis PU Bina Marga Ir Eenawati dan pimpro MERR II C jangan bersikap masa bodoh terhadap apa yang dikeluhkan warga, mereka itu harusnya tanggap dan merespon aspirasi warga. ” Jangan hanya bisa gembar gembor bahwa proyek MERR berjalan lancar dan segera selesai, tapi kenyataanya serat dengan masalah,” kata anto.

 

Warga RW IX Wisma Kedung ASem Indah berharap perhatian dari Komisi C DPRD Surabaya. Melaui surat pengaduan yang dilayangkan pada, Kamis (29/9), berharap komisi C segera menggelar hering bersama warga RW IX Wisma Kedung Asem Indah dan mengundang Kadis PU Bina Marga dan Pematusan, Kadis Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta pimpro MERR II C. (red)

 

Related posts

Jepara Dihantam Banjir Dahsyat Setinggi 2 Meter

redaksi

Megawati Soekarnoputri Raih Gelar Doktor Kehormatan dari Kampus FNU Tiongkok

redaksi

KPU Surabaya Resmi Kirim Surat Penundaan Pelantikan Ratih Retnowati ke Gubernur Jatim

kornus