Sekjen DPP PAN Eko Patrio menyampaikan keterangan pers saat menghadiri perkenalan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur, di Kantor DPW PAN Jatim, Kota Surabaya, Sabtu (26/7/2025).
Surabaya (mediakorannusantara.com) – Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) (PAN) Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) menyatakan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi partai di Jawa Timur.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri perkenalan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur, yang digelar di Kantor DPW PAN Jatim, Kota Surabaya, Sabtu (26/7/2025).
Menurut Eko, kehadirannya di Surabaya merupakan bagian dari mandat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk mengonsolidasikan wilayah-wilayah yang telah memperoleh surat keputusan kepengurusan dari DPP PAN. Salah satunya adalah Provinsi Jawa Timur.
“Hari ini kami punya tugas perintah dari Ketum Pak Zulkifli Hasan untuk mengkonsolidasikan wilayah-wilayah yang sudah mendapatkan surat keputusan. Salah satunya adalah Jawa Timur, dan buat kami, terutama saya pribadi, Jawa Timur itu rumah saya. Karena saya dua periode di Jawa Timur, jadi punya rasa tanggung jawab yang besar,” ungkap Eko.
Ia menambahkan, kunjungannya bersama rombongan Dewan Pengurus Pusat (DPP) bertujuan untuk melakukan diskusi dan berbagi strategi agar PAN dapat menjadikan Jawa Timur sebagai basis kekuatan utama, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga secara nasional.
“Maka dari itu beserta rombongan mau sharing-sharing bagaimana menyikapi Jawa Timur agar menjadi benar-benar basis utamanya PAN, bukan hanya di Jawa Timur, bukan hanya di Jawa, tapi seluruh Indonesia. Maka dari itu, kita ini berbagi, kita ingin sharing,” ujar politisi PAN asli Nganjuk Jawa Timur ini.
Terkait target PAN di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang, Eko menyebutkan bahwa partainya tentu ingin meningkatkan jumlah kursi di DPRD Jatim dari sebelumnya lima kursi menjadi tujuh atau delapan kursi.
“Kemarin kan masih lima. Tentunya ingin lebih dari lima, tujuh atau delapan kursi yang ingin kita raih. Termasuk juga mungkin DPRD tingkat I dan tingkat II-nya juga nambah. Kemarin itu di bawah 100, kami ingin di atas 100 kursi,” jelasnya.
Terkait susunan kepengurusan DPW PAN Jatim, Eko mengapresiasi kembali terpilihnya Ahmad Rizki Sadig sebagai Ketua DPW untuk periode kedua. Ia berharap kepemimpinan Rizki dapat membawa langkah-langkah positif bagi PAN di Jawa Timur.
“Alhamdulillah, maka dari itu saya mengapresiasi Mas Rizki Sadik menjadi Ketua DPW PAN Jatim kembali dua periode. Ini biar Mas Rizki nanti memberikan langkah-langkah yang baik untuk PAN di Jawa Timur. Langkah apa? Nah ini kita sharing. Termasuk saya berbagi pengalaman juga bagaimana hasil yang di Jakarta juga kami sharing dengan di Jawa Timur,” katanya.
Menjawab pertanyaan mengenai peluang PAN mengusung calon sendiri dalam Pilkada Jatim 2029, Eko menilai bahwa segala kemungkinan masih terbuka. Ia menekankan pentingnya mengusung kader yang berkontribusi nyata bagi partai.
“Doakan saja, masih panjang perjalanannya, nanti kita evaluasi. Tetapi Ketum Pak Zulkifli Hasan selalu menekankan bahwa yang harus jadi baik Pilkada apapun bentuknya berkaitan dengan itu adalah kader yang berkeringat. Salah satunya Mas Rizki Sadik,” ucap anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII (Mojokerto, Jombang, Madiun, dan Nganjuk) dua periode ini.
Sementara itu, menanggapi usulan dari PKB terkait pemilihan kepala daerah Jawa Timur oleh DPRD tingkat I dan kemudian disahkan oleh presiden, Eko menyatakan bahwa PAN masih mengkaji berbagai opsi yang berkembang.
“Kami punya banyak opsi-opsi. Ini salah satunya juga kami elaborasi hasil dari Jawa Timur bagaimana, Jawa Barat bagaimana, belum kami bisa bocorkan. Ini tugas saya disuruh Ketum untuk menjaring aspirasi dari teman-teman semuanya seperti apa,” tandasnya. (KN01)
