KORAN NUSANTARA
Headline hukum kriminal indeks

Dit Polair Polda Jatim Amankan Lima Tersangka Beserta Lima Kapal BBM Elegal

Surabaya (KN) – Dit Polair Polda Jatim berhasil mengamankan lima kapal dan menyita barang bukti 60 ton solar, Serta meringkus lima orang tersangkanya yakni, HA, SO, Mi dan AA serta AN.Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Polair Polda Jatim AKBP Nyoman Budiarja mengatakan, lima kapal tersebut adalah tiga kapal nelayan yang diamankan dari perairan Madura dan dua kapal tanker diamankan dari perairan Banyuwangi.

Kapal nelayan yang diamankan adalah KM Sumber Laut 2, KM Sumber Rejeki, serta perahu tanpa nama. Dari ketiga kapal nelayan tersebut barang bukti yang disita berupa solar sebanyak 14 ton beserta tiga tersangkanya.

“Ketiga kapal tersebut ditangkap saat melakukan pengisian di tengah Laut Jawa. Dari hasil penyidikan, kapal tersebut mengisi BBM dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Teluk Jangkar Tanjung Bumi. Seharusnya BBM itu disalurkan untuk nelayan di kepulauan,” terangnya, Kamis (9/10/2014).

AKBP Nyoman Budiarja menambahkan, dua kapal tanker yang diamankan dari perairan Banyuwangi yakni KM Farah Asyifa Adios-01 dan KM La Lestari -01, pada Sabtu (27/9/2014). Kedua kapal tanker tersebut diamankan saat melakukan transfer BBM ilegal jenis Solar di tengah perairan dengan menggunakan selang sepanjang 40 meter.

Dari kedua kapal tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka yaitu AA dan AN serta menyita barang bukti solar sebanyak 46 ton. Namun oleh keduanya yang diakui sebagai BBM bersubsidi hanya 6 ton saja

Menurut AKBP Nyoman Budiarja, kapal-kapal tersebut mempunyai kerja sama dengan Pertamina untuk mengangkut BBM bersubsidi jenis solar untuk disalurkan ke SPBN daerah kepulauan. Namun oleh tersangka BBM itu disalahgunakan dengan melakukan jual beli di tengah laut.  (gus)

Related posts

Kecamatan Gubeng Gusur PKL Srikana

kornus

Tinjau Keberangkatan Umroh Perdana Jatim, Wagub Emil Optimis Ibadah Haji Bisa Terselenggara Tahun Ini

kornus

Di Hadapan Ribuan Jamaah Maulid Nabi di Medokan Ayu Surabaya, Gus Iqdam Sebut Khofifah Teladan Pemimpin yang Tawadhu dan Andhap Ashor

kornus