KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Pasokan BBM dan Avtur di Bali Aman, BPH Migas Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Energi

​Jakarta, mediakorannusantara.com- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta avtur di Bali berjalan dengan aman dan lancar. Anggota Komite BPH Migas, Basuki Trikora Putra, menyatakan bahwa kelancaran ini krusial untuk mobilitas masyarakat dan mendukung sektor pariwisata yang merupakan andalan Pulau Dewata.

​Saat meninjau Integrated Terminal (IT) Manggis di Karangasem, Basuki, yang akrab disapa Tiko, menekankan bahwa Bali sebagai destinasi wisata internasional membutuhkan dukungan energi yang kuat. “Pasokan BBM maupun aviasi harus betul-betul tersedia dengan baik,” ujarnya. Selain memastikan stok memadai, BPH Migas juga memeriksa kesiapan armada mobil tangki dan awaknya agar distribusi tidak terganggu.

​Jaminan Kualitas dan Stok

​Tiko menegaskan bahwa produk BBM yang beredar harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah untuk menjamin kualitasnya. Sementara itu, Integrated Terminal Manager Manggis Pertamina Patra Niaga, Jon Kennedy, meyakinkan bahwa stok BBM di Bali aman. “Tangki kita cukup banyak dan kapasitas tangki pun cukup besar,” jelasnya.

​Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi dan Kompensasi

​BPH Migas juga memantau penyaluran BBM subsidi dan kompensasi untuk nelayan di stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan (SPBUN) Badung. Tiko mengingatkan pihak penyalur untuk berhati-hati dan memastikan surat rekomendasi pengguna sesuai dengan ketentuan. Ia menekankan perlunya koordinasi dengan pemerintah daerah jika ada ketidaksesuaian dokumen.

​Dukungan terhadap Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

​Selain itu, BPH Migas menyambangi Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai. Tiko menilai pasokan avtur di sana dalam kondisi baik dan harus terus dijaga. “Kondisi pasokan dan penyaluran avtur di AFT Ngurah Rai ini sudah berjalan cukup baik,” imbuhnya.

​Dalam kunjungan ini, BPH Migas turut mengapresiasi uji coba Sustainable Aviation Fuel (SAF), campuran avtur dan 2,5 persen minyak jelantah. Uji coba yang dilakukan oleh maskapai Pelita Air ini menunjukkan komitmen Indonesia terhadap transisi energi bersih. “Merupakan pencapaian luar biasa, sehingga ke depan dapat mendukung implementasi penggunaan SAF,” sebut Tiko.

​Dengan memastikan pasokan energi yang stabil dan berkualitas, BPH Migas berperan penting dalam menjaga roda ekonomi Bali tetap berputar, sekaligus mendukung inisiatif transisi energi bersih.( wa/ar)

Related posts

Pantau Langsung Evakuasi Lion Air, Panglima TNI Pastikan Badan Pesawat Ditemukan

redaksi

Gubernur Khofifah Optimis Koperasi Desa Merah Putih Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Turunkan Kemiskinan

kornus

Gubernur Khofifah : Mojo Batik Festival 2023 Ajang Bangun Mutual Understanding, Mutual Trust, dan Mutual Respect

kornus