KORAN NUSANTARA
ekbis indeks Jatim

Kegiatan Investor Summit 2012 Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Jatim

Surabaya (KN) – Bursa Efek Indonesia menilai keberadaan emiten  yang akan presentasi di kegiatan Investor Summit 2012 di Surabaya sangat mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.“Keberadaan emiten itu sangat mendukung perekonomian Jatim untuk kian tumbuh mengingat Provinsi ini adalah wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang tertinggi di Indonesia,” papar  Direktur Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito  usai membuka “Investor Summit 2012” di Grand City di Surabaya, Rabu (5/12).

Ito menjelaskan, ada  12 emiten yang melakukan presentasi di kegiatan Investor Summit 2012 Surabaya, dan  presentasi ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para investor untuk bertatap muka.“Di sisi lain, emiten juga dapat bertanya secara langsung kepada manajemen perusahaan tentang kinerja terbaru dan prospek perseroan ke depan untuk membantu dalam membuat keputusan terbaik atas investasi,” jelasnya.

Ito Warsito optimistis “Investor Summit 2012″ di Grand City, Surabaya kian menyehatkan iklim investasi nasional karena menjadi sarana sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang instrumen berinvestasi yang sehat.”Dalam kegiatan yang dihadiri 1.100 pengunjung ini kami juga ingin mengubah pola investasi masyarakat dari menabung menjadi investasi langsung pada perusahaan yang masuk pada Bursa Efek Indonesia. Khususnya perusahaan yang memiliki saham bluechip,” katanya.

Ia menambahkan menanamkan modal dan melakukan kegiatan investasi di BEI tidak merugikan investor. Dengan syarat, mereka selalu memiliki pola pemikiran investasi secara jangka panjang.  Apalagi di Jatim, tambah dia, sampai sekarang Provinsi tersebut telah memiliki banyak emiten yang bergerak di berbagai bidang usaha seperti  infrastruktur, rokok, dan bank.
“Kalau mereka berpikirnya investasi harian, mereka tentu merasa rugi karena berinvestasi di pasar saham memang selalu naik turun,” ujarnya.

Ito Warsito mengatakan  bahwa pihaknya berharap terus menggalakkan kegiatan investasi di pasar modal Indonesia, sehingga kegiatan investasi dapat menjadi budaya yang berakar di Indonesia. “Kami percaya pasar modal Indonesia akan menjadi gerbang investasi menuju masa depan yang lebih baik karena merupakan pilihan investasi yang dapat memberikan imbal hasil yang tinggi,” katanya. (ms)

Related posts

Tanamkan Budaya Tertib lalu Lintas, Ditlantas Polda Jatim Gelar Lomba Polisi Keamanan Sekolah

kornus

UPTSA dan Puskesmas Ketabang Wakili Lomba Pelayanan Publik

kornus

Pemkot Siagakan 1.120 Personel Gabungan Untuk Amankan Libur Lebaran

kornus