KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Gus Ipul : Wacana Relokasi Prostitusi Adalah Ide Orang Tak Paham Jatim

Surabaya (KN) – Lemparan wacana relokasi prostitusi di Jatim yang akan ditempatkan di pulau-pulau terpencil Jatim, benar-benar isu gila.Bahkan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan, ide relokasi pronstitusi seperti itu adalah ide dari orang yang tak paham Jatim.

Ditemui saat peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Baitunna’im Surabaya, Minggu (22/4), Gus Ipul membantah jika isu relokasi itu sudah menjadi rencana.

“Gak benar isu seperti itu. Apalagi diwacanakan akan dipindah di kawasan Sumenep. Mendengar hal itu, orang Madura juga marah. Kok dipindah ke Madura? Sekali lagi, gak ada relokasi itu,” tegas Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan, yang ada adalah skenario tentang bagaimana secara sistematis mengurangi jumlah PSK setiap tahunnya. “Dengan sendirinya, mengacu sistem itu, maka tempat pronstitusi nantinya akan bubar sendiri, bukan dibubarkan. Contohnya adalah lokalisasi Bangunsari Surabaya. Atas kesadaran bersama, lokalisasi di tempat itu justru bubar. Sementara kalau dipindahkan ke tempat yang baru, belum tentu masyarakat di sana menerimanya,” tandasnya.

Saat ini, kata Gus Ipul, pemerintah di Jatim sudah melakukan pendampingan yang dijalankan oleh Idal atau Ikatan Dai Lokalisasi. Bahkan sudah ada program pelatihan keterampilan untuk para PSK. Setelah mahir, maka akan diberi modal agar bisa hidup sesuai keahlian yang dilatihkan.

Hal yang sama juga diungkapkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang hadir di acara yang sama. Menurut Risma, sapaan akrab Walikota Tri Rismaharini, tak benar kalau ada relokasi prostitusi di Surabaya.

“Setahu saya, pemerintah sudah bekerja sama memberikan pelatihan keterampilan kepada PSK agar mereka memiliki keahlian sehingga bisa hidup normal di tengah masyarakat. Kalau masalah relokasi, saya tak mau ngomong,” kata Risma. (Jack)

Related posts

Gubernur Khofifah Monitor ASN Pemprov Jatim Pasca Libur Lebaran

kornus

Bambang Soesatyo : Rakyat Akan Merasa Dizalimi Jika Pemerintah Menaikan Harga BBM Besubsidi

kornus

Unversitas Lampung Bergolak, Mahasiswa Duduki Rektorat Selama 4 Hari

redaksi