KORAN NUSANTARA
Headline indeks Surabaya

Dindik Surabaya Gelar Apresiasi Pendidikan Khusus

Kadindik-Surabaya-Ikhsan-saat- membuka- acara -di Balai -Pemuda -SurabayaSurabaya (KN) – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya kembali menggelar Apresiasi Siswa Pendidikan Khusus. Acara yang telah berlangsung selama dua tahun ini, tujuanya untuk mengembangkan potensi siswa berkebutuhan khusus dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan.Kepala Dindik Surabaya, Ikhsan mengatakan, pengembangan potensi bakat dan talenta para siswa tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, namun juga pendidikan khusus seperti sekolah inklusi, terbuka, dan Kelas Layanan Khusus (KLK) menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Ini sebagai apresiasi apa yang sudah dilakukan sekolah, guru, orang tua dan murid. Juga sebagai wahana menunjukkan kreasi mereka layaknya siswa di sekolah reguler,” katanya saat membuka acara di gedung Balai Pemuda Surabaya, Minggu (21/1/2018).

Ia menjelaskan dukungan pengembangan diri tidak hanya dalam bentuk kegiatan Apresiasi Pendidikan Khusus. Namun sejak Sekolah Dasar siswa berkebutuhan khusus sudah diasah kemampuannya pada bidang yang dikuasai. “Yang SMK mereka juga ikut berbagai kegiatan praktik. Karena untuk melanjutkan ke jenjang ini mereka sudah di sesuaikan antara kemampuan dengan jurusannya,” tutur Ikhsan.

Kini, sambung Ikhsan, sudah banyak diantara siswa berkebutuhan khusus yang berhasil melanjutkan ke perguruan tinggi bahkan mendapat pekerjaan di masyarakat. Hal tersebut menjadi bukti bahwa ketekunan dan kegigihan siswa merupakan kunci sukses di masa depan.

Lebih lanjut, Ikhsan mengungkapkan, kegiatan Apresiasi Pendidikan Khusus dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ingin mengembangkan program pendidikan khusus. Di Surabaya sudah banyak sekolah dengan siswa berkebutuhan khusus yang terlebih dahulu berhasil berkembang dan maju.

Ketua Dewan Pendidikan Surabaya Martadi menambahkan, upaya untuk mengapresiasi siswa berkebutuhan khusus memang sudah saatnya.Artinya tidak boleh ada perbedaan dalam memperlakukannya. “Mengubah hidup mereka dan membekalinya dengan beragam keterampilan. Jadi bisa berprestasi,”ungkapnya. (anto)

Related posts

Kemenkum DIY minta resto dan kafe tak putar musik tanpa lisensi

Dirpascasarjana STTAL : Wujudkan Penguatan Akuntabilitas Kinerja Prajurit dan PNS di lingkungan STTAL

Surabaya Raih Anugerah Parahita Ekapraya 2012 Kategori Utama

kornus