KORAN NUSANTARA
ekbis Hallo Nusantara Headline Nasional

Dorong Kemandirian Industri, Kementrans Dorong Penguasaan Teknologi Sampah

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara

JAKARTA – mediakorannusantara.com – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong penguasaan teknologi pengolahan sampah menjadi energi melalui transfer pengetahuan dan penguatan sumber daya manusia guna mendukung kemandirian industri nasional pada Minggu, 18 Oktober 2026.

“Indonesia tidak cukup hanya menjadi pembeli teknologi dari negara lain, tetapi juga harus mampu membangun kemampuan sumber daya manusia untuk menguasai, mengoperasikan dan mengembangkannya secara mandiri,” kata Mentrans dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026.

Mentrans menekankan hal itu setelah mengunjungi Sanfeng Environment Group, perusahaan pengembang teknologi pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) di Chongqing, Tiongkok pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Mentrans mempelajari bagaimana Tiongkok membangun kemampuan teknologi pengolahan sampah melalui pendidikan, penelitian, kerja sama internasional dan pengembangan industri secara bertahap pada Minggu, 18 Oktober 2026.

“Kita juga ingin kerja sama yang terjalin tidak hanya menjual produk, tetapi kita juga ingin masyarakat diberdayakan melalui transfer pengetahuan dan kemudian bisa untuk transfer teknologi,” ujar Mentrans pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Menurut Mentrans, pengalaman Sanfeng memberikan pelajaran mengenai bagaimana penguasaan teknologi membutuhkan investasi jangka panjang pada manusia, bukan sekadar pengadaan mesin dan pembangunan fasilitas pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Sanfeng merupakan salah satu perusahaan Tiongkok yang mengembangkan teknologi pengolahan sampah perkotaan menjadi energi listrik pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Perusahaan tersebut mulai mengadopsi teknologi dari Jerman pada 2000, kemudian secara bertahap mengembangkan kemampuan rekayasa, manufaktur peralatan, pembangunan fasilitas, serta pengoperasian dan pemeliharaan instalasi pengolahan sampah pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Melalui proses penguasaan teknologi dan inovasi selama lebih dari dua dekade, Sanfeng kini mampu memproduksi berbagai peralatan inti dan mengembangkan proyek pengolahan sampah menjadi energi di sejumlah negara pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Mentrans menaruh perhatian pada perjalanan pengembangan perusahaan tersebut pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Menurut Mentrans, keberhasilan membangun teknologi modern tidak terjadi secara instan, tetapi membutuhkan proses belajar, konsistensi dan kemauan mengembangkan kemampuan sendiri pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Pengalaman tersebut relevan bagi Indonesia yang sedang berupaya memperkuat kemampuan industri nasional sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Bagi Mentrans, keberhasilan transfer teknologi bukan semata-mata ketika sebuah mesin berhasil dipasang, tetapi ketika sumber daya manusia di dalam negeri semakin mampu mengoperasikan, merawat dan mengembangkan teknologi tersebut pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Kementerian Transmigrasi juga mempelajari proses pengolahan sampah menjadi energi listrik yang dikembangkan Sanfeng pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Salah satu fasilitas yang dikunjungi memiliki kapasitas pengolahan sekitar 3.000 ton sampah per hari pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Melalui proses pengolahan termal, sampah dimanfaatkan untuk menghasilkan energi panas yang kemudian dikonversi menjadi listrik pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Sistem tersebut juga dilengkapi teknologi pengendalian gas buang dan penanganan residu pembakaran pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Pengalaman itu menjadi salah satu referensi bagi Indonesia dalam mencari solusi terhadap persoalan sampah perkotaan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Namun, Mentrans menekankan penerapan teknologi harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan kesiapan daerah pada Minggu, 18 Oktober 2026.

“Untuk membuat hal seperti ini, sebetulnya yang harus kita miliki adalah goodwill. Bukan by project, tetapi kita harus tahu teknologi ini dipakai untuk apa,” katanya pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Menurut Mentrans, investasi teknologi harus memiliki tujuan yang jelas, didukung sumber daya manusia yang mampu mengelolanya, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Selain kelayakan ekonomi, penerapan teknologi pengolahan sampah juga perlu mempertimbangkan volume dan karakteristik sampah, pengelolaan emisi dan residu, serta kesesuaiannya dengan sistem pengurangan, pemilahan dan daur ulang pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Dengan demikian, pembangunan fasilitas tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi bagian dari solusi pengelolaan lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Mentrans juga melihat peluang untuk mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi di Indonesia, salah satunya di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Menurut Mentrans, pertumbuhan penduduk, kegiatan industri dan perkembangan kawasan ekonomi di Batam membutuhkan sistem pengelolaan lingkungan yang semakin baik pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kementerian Transmigrasi telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Batam dan siap mendukung penjajakan kerja sama dengan mitra teknologi yang relevan, sesuai kebutuhan serta kewenangan masing-masing pihak pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kajian awal diperlukan untuk memastikan kelayakan teknis, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan sebelum suatu proyek dapat diputuskan pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Bagi Kementerian Transmigrasi, pembelajaran tersebut juga relevan dengan transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif dan berkelanjutan pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Pengembangan kawasan tidak cukup hanya menyediakan permukiman, infrastruktur dan menarik investasi pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kawasan juga memerlukan pelayanan lingkungan yang baik, keterampilan tenaga kerja, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat pada Minggu, 18 Oktober 2026.

( wa/an)

Related posts

Kemenkeu Tolak Wacana Pajak Mobil Baru Jadi Nol Persen

Pemerintah Pastikan Harga Pangan Terjangkau

KPU Jatim : Partisipasi Warga Dalam Pilgub 2013 Lebih Baik

kornus