Tingkatkan Elektabilitas Menuju Pilkada Surabaya Surabaya 2020, SAH Gencar Sosialisasi ke Masyarakat

152 views

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Siti Anggraenie Hapsari (SAH), adalah salah satu kader potensial yang  diusung DPC Partai Demokrat Surabaya untuk bersaing dengan kandidat dari parpol lain guna mendapatkan tempat sebagai wakil Machfud Arifin (MA) pada Pilkada Surabaya 2020. Lantas apa saja yang dilakukan SAH untuk meningkatkan elektabilitasnya, sehingga hasil surveinya nanti bisa tinggi dan menjadi pertimbangan tersendiri bagi MA?Ketika ditemui disela-sela launching KTAnisasi DPC Partai Demokrat Surabaya, Senin (22/6/2020), SAH mengaku jika dirinya baru saja mengurus kartu tanda anggota (KTA) baru Partai Demokrat di DPP. ” Iya, ini saya baru memperbaharui KTA. Kalau KTA lama masih tanda tangan  ketua umum Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),  tapi yang baru ini sudah diteken ketua umum baru, Pak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ” ujar SAH sambil menunjukkan KTA barunya.

Lebih jauh, dia menuturkan, jika belakangan ini bersama tim relawannya dari kalangan milenial rajin blusukan ke masyarakat untuk sosialisasikan diri sebagai bakal calon wakil walikota (Bacawawali).

Selain melakukan penyemprotan disinfektan di tingkat RT, RW dan kelurahan,  SAH dan relawannya  juga membagikan masker,hand sanitizer dan juga sembako. ” Ini sudah menjadi agenda rutin kami. Seminggu minimal bisa empat kali  blusukan ke masyarakat. Tapi kalau Sabtu dan Minggu hanya dua kali, “ujar dia.

Untuk dua bulan ke depan, lanjut SAH yang  berprofesi sebagai notaris aktif ini , mulai Juli akan menuntaskan sosialisasi ke 154 kelurahan se- Surabaya.

“Dua bulan menjelang pengumuman calon wakil Pak MA, kami akan tancap gas sosialisasi ke masyarakat. Ada sekitar 50 kelurahan yang belum kita kunjungi. Dua bulan ini akan kita tuntaskan, ” ungkap dia.

Lebih jauh, dia. menegaskan, sosialisasi dilakukan agar  masyarakat  tahu. Dan ini juga memberi keyakinan SAH kalau dirinya serius maju dan ingin melanjutkan program pembangunanWali Kota Tri Rismaharini yang selama ini sudah cukup baik.

“Saya ingin memberikan kontribusi maksimal untuk Kota Surabaya. Karena itu, saya memberanikan diri untuk melangkah dan ini sebagai modal dasar. Saya ingin pembangunan tak hanya bersumber dari ekonomi semata, tanpa mempedulikan kualitas kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia (SDM),di berbagai lini,” ungkap dia.

Lebih jauh, SAH menyampaikan dari dialog dengan masyarakat, ternyata ada keinginan masyarakat ada calon perempuan, khususnya pada posisi wakil wali kota.

“Surabaya masih butuh figur perempuan, meski hanya untuk posisi wakil,” tegas dia.

Soal komunikasi dengan MA, SAH mengaku cukup baik. Bahkan, dirinya sudah dua kali diajak DPC silaturahmi ke kediaman pak MA. Hanya saja, SAH mengaku belum membahas hal-hal teknis.

“Saat ini komunikasi dengan Pak MA  cukup lancar. bahkan, saya sampaikan setiap sosialisasi ke masyarakat, selain memperkenalkan dirinya sebagai calon wakil wali kota, saya juga membawa atribut pak MA (kaus, stiker) sebagai calon wali kota. Bahkan, saya juga mengirimkan video saat sosialisasi ke pak MA. Beliau cepat merespons dan menyambut baik kegiatan ini. Saya lihat kinerja beliau cukup cepat di tengah kesibukan pandemi Covid-19, ” tandas dia.

Bagaimana dengan parpol-parpol pendukung MA? SAH yang juga pengurus DPD Partai Demokrat Jatim ini mengaku jika koordinasi lintas parpol belum dilakukan secara formal. Sebab itu ranahnya DPC Partai Demokrat. Tapi kalau secara informal, ya sudah kerap berkomunikasi. ” Semua itu partai yang membahas. Saya hanya sosialisasi saja ke masyarakat, ” tandas dia.

Sementara Ketua Tim Penjaringan Bacawali dan Bacawawali DPC Partai Demokrat Surabaya Moch Machmud  menambahkan, MA memang minta parpol pengusungnya untuk mengirimkan nama-nama untuk  calon wakilnya.

“Kita  mengirimkan satu nama, tapi Pak MA malah memberi dua. Makanya, ada  dua nama yang akan kami kirimkan,” tutur dia. (KN03)

 

Category: Headline, indeks, Surabaya Tags: , , , , , , , , ,