KORAN NUSANTARA
indeks Jatim

Setelah Dinonaktifkan, Jabatan Dede Angga Sebagai Bupati Pasuruan Diaktifkan Kembali

Surabaya (KN) – Gubernur Jatim Soekarwo menyerahkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pengaktifan kembali Dade Angga sebagai Bupati Pasuruan di Ruang Kadiri Kantor Gubernur Jl Phlawan Surabaya, Jumat (7/10).Pesan Menteri Dalam Negeri Kepada Bupati Pasuruan Dade Angga yang dibacakan Gubernur Soekarwo mengatakan, Bupati Pasuruan yang baru diaktifkan kembali tersebut agar selalu berkoordinasi dengan Forum Pimpinan Daerah sebaik-baiknya, karena kekuatan seorang pemimpin adalah selalu menjadi panutan masyarakat. Masyarakat menginkan pemimpinnya bisa dekat dengannya. Karena tugas pokok forum pimpinan daerah dan Kepala Daerah harus lebih tua dan bisa memberikan rasa puas dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Gubernur berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan yang sisa waktu jabatannya hanya sampai 2013 harus bisa menyelesaikan sisa-sisa pembangunan yang belum terselesaikan dan bisa memberikan tauladan yang baik dan bagaimana kerukunan antara masyarakat itu menjadi segala-galanya.

Seperti diceritakan Gubernur Soekarwo, ada seorang janda miskin bernama Sutini, dia tinggal di Desa Tegal Ombo Pacitan yang beberapa waktu lalu dikunjunginya dan diberi bantuan sembako. Dalam dialognya dia mengatakan, didatangi/dikunjungi sudah senang sekali apalagi diberi bantuan oleh Kepala Daerahnya, senengnya bukan main. “Masyarakat keinginannya bukan hanya dibantu tetapi disapa dan didekati oleh pemimpinnya,” ujarnya.

Selain itu Soekarwo berpesan kepada Dade Angga, agar sisa jabatannya yang hanya tinggal sekitar 1,5 tahun tersebut diharapkan bisa membantu menyelesaikan konflik yang belum selesai antara TNI Angkatan Laut dengan masyarakat di Kecamatan Grati Pasuruan. Karena Bupati merupakan pemimpin daerah harus bertanggung jawab terkait aman tidaknya daerah yang dipimpinnya dengan bantuan TNI dan Polri, oleh sebab itu konflik di Grati harus bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Gubernur mengakui, memindah orang tidak cukup hanya orangnya saja tetapi juga suasana lingkungannya, kekerabatnya dan suasananya harus ikut pindah. “Jadi memindah orang harus dengan kulturnya,” jelasnya.

Bupati Pasuruan Dr.H.Dade Angga S.IP,M.Si usai dilantik Gubernur mengatakan, persoalannya dengan hukum sudah selesai dan sebagai warganegara yang patuh taat terhadap hukum semua persoaalan diselesaikan dengan hukum. Sebagai Bupati yang baru diaktifkan bersma forum pimpinan daerah akan melakukan konsulidasi dan mengefaluasi program-program. Bagaimana program-program yang sudah dilaksanakan, mana yang belum selesai dan sudah dilaksanakan tetapi belum berhasil, akan dicari apa hambatannya, kendalannya program pembangunan tersebut akan diefaluasi diperbaiki demi kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi serua Gubernur agar konflik antara TNI-AL dengan masyarakat bisa diselesaikan dengan baik, Dade sebagai Bupati akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat TNI-AL dan masyarakat untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan tanpa konflik.

Pengaktifan kembali Bupati Pasuruan ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam negeri Nomor 131.35-705 Tahun 2011 tertanggal 4 Oktober 2011, tentang pengaktifan kembali Bupati Pasuruan Provinsi Jawa Timur dan mencabut Surat kepurusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-622 tahun 2010 Tanggal 27 Agustus 2010 Tentang pemberhentian sementara Bupati Pasuruan Provinsi Jawa Timur dan mengaktifkan kembali Dr H Dade Angga S.IP MSi untuk melanjutkan jabatannya sebagai Bupati Pasuruan masa bakti 2008-2013.

Sebelumnya, Bupati Pasuruan Dade Angga sempat dinonaktifkan dari jabatan karena tersangkut kasus penyalahgunaan tata kelola dana Kas Daerah Kabupaten Pasuruan senilai Rp74 miliar.

Dade Angga dinonaktifkan oleh Mendagri pada 21 September 2010, namun ia akhirnya divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo pada 2 Desember 2010. Di tingkat banding dan MA, Dade Angga juga diputus bebas pada 28 Juli 2011 lalu. (rif)

 

Foto : Gubernur Jatim Soekarwo

 

 

Related posts

Pemprov Jatim Siapkan Kapal Mudik Lebaran Gratis

kornus

Pengadaan Modem Untuk RT/RW Di Surabaya Diduga Tak Sesuai Spek, Komisi C Akan Panggil PT Telkom

kornus

NPHD Telah Disepakati, Tahapan Pilgub Jatim 2018 Resmi Bisa Dimulai

kornus

Leave a Comment