Rotasi Pejabat Pemkot Kembali Surabaya Bergulir, Kabag Humas Jadi Kadiskominfo

23 views

Surabaya (MediaKoranNusantara.com) – Promosi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya terus bergulir. Kali ini, Walikota Surabaya Tri Rismaharini melantik sebanyak 82 pejabat di Balai Kota Surabaya, Selasa (9/10/2019). Dari 82 pejabat itu, yang mendapatkan promosi sebanyak 53 orang dan rotasi sebanyak 29 orang.

Berdasarkan jabatannya, ada 2 orang yang diangkat menjadi Kepala Dinas, yaitu Dedik Irianto yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah mendapatkan promosi menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Kemudian M. Fikser yang sebelumnya Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, mendapatkan promosi menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Pada kesempatan itu, Walikota Surabaya yang akrab disapa Risma ini memastikan bahwa para pejabat yang mendapatkan promosi jabatan merupakan pejabat yang sangat baik. Ia sadar bahwa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya sudah tinggal satu tahun, sehingga para pejabat yang baik dinaikkan jabatannya.

“Saya tinggal satu tahun, jadi kalau saya menaikkan para pejabat, mereka adalah yang terbaik. Kalau ada yang menyampaikan bahwa itu II.b baru, kenapa dilantik? Karena selama ini dia sudah bekerja dengan sangat baik, masuk ke pemkot pun merupakan yang terbaik,” tegas Walikota Risma dalam sambutannya.

Oleh karena itu, dia memastikan bahwa tidak ingin dibilang mempromosikan para pejabat dengan dasar ngawur. Sebab, dia juga ingin suatu saat ketika sudah tidak menjabat Wali Kota Surabaya, dia ingin meninggalkan para pejabat yang mengerti dan tahu cara bekerja yang baik. “Saya ingin meninggalkan mereka yang mengerti dan mereka tahu cara bekerja yang baik,” kata dia.

Selain itu, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menyampaikan bahwa sudah bersumpah atas nama Tuhan, sehingga dia sangat berharap untuk menjaga integritasnya. Menurutnya, jabatan itu merupakan kepercayaan Tuhan melalui tangannya. “Saya bukan siapa-siapa, tanpa kehendak Tuhan, tidak mungkin ini bisa terjadi. Jadi, tolong dijaga integritasnya teman-teman semuanya,” ujarnya.

Menurut Risma, apapun yang telah diraih hingga saat ini, itu berasal dari keringat rakyat Surabaya, karena dibayari dari keringat rakyat. Makanya, dia meminta untuk memberikan yang terbaik untuk warga Kota Surabaya. “Tolong berikan yang terbaik dari kita untuk rakyat, untuk warga saya,” imbuhnya.

Bahkan, ia juga meminta kepada para pejabat yang dilantik itu untuk tidak menyakiti warga Kota Surabaya. “Saya tidak mungkin mau seperti ini, sampai tangan saya patah, kaki saya putus, dokter menyampaikan bahwa tidak ada sepanjang sejarah tendon dua-duanya putus, itu biasanya hanya para atlet yang seperti itu. Nah, itu terjadi pada saya karena terlalu kerja kerasnya, sampai kaki saya seperti ini,” kata dia. (KN01)

Category: Headline, indeks, Surabaya Tags: , , , , , , , , ,