Kekeringan, Forkopimda Trenggalek bantu Air Bersih ke warga Terdampak

33 views

Trenggalek,mediakorannusantara. com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis menyalurkan air bersih ke warga di Desa Cakul, salah satu daerah terdampak kekeringan paling parah di wilayah tersebut selama beberapa bulan terakhir.

“Ya, hari ini kami melakukan pendistribusian langsung air bersih di Desa Cakul, Kecamatan Dongko bersama Kapolres dan Dandim. Sebenarnya kegiatan ini sudah lama kami lakukan, ketika masa kekeringan muncul,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dikonfirmasi usai kegiatan.

Menurut dia, aksi turun langsung ke daerah terdampak kekeringan dilakukan unsur tiga pilar untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

Oleh karenanya, selain menyalurkan air bersih yang diwadahi dalam bak plastik besar dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan, Bupati bersama Kapolres AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0806 Letkol Inf Dodik Novianto juga aktif berinteraksi dengan masyarakat.

“Ini sekalian kami sisir beberapa lokasi bersama-sama secara gabungan, dari kepolisian kemudian dari BPBD, dan TNI. Kami turun secara bersamaan,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Arifin, berdasarkan peta kekeringan saat ini tercatat ada 52 desa di 14 kecamatan se-Trenggalek yang terdampak kekeringan.

Desa Cakul menjadi sasaran awal kegiatan sosial tiga pilar. Rencananya, aksi serupa juga dilakukan di beberapa desa terdampak sementara penyaluran air bersih ke desa-desa lain terus dilakukan tim BPBD.

Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin (tengah) bersama Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak (kanan) dan Danim 0806 Trenggalek Letkol Inf Dodik Novianto (kiri) saat menyalurkan bantuan air bersih ke warga Desa Cakul, Kecamatan Dongko, Trenggalek, Kamis (17/10/2019) (IST/foto Humas Trenggalek)

Dalam kegiatan yang melibatkan forkopimda itu, air yang didistribusikan ke masyarakat mencapai 23 ribu liter.

“Hal ini dikarenakan mulai dari Mei hingga Oktober ini terjadi kemarau yang cukup panjang, dan paling parah bulan Agustus hingga sekarang,” katanya.

Sebagai salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk menanggulangi kekeringan ini, jajarannya di Polsek Dongko menyulap Mobil Patroli Polisi untuk difungsikan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.

Setiap hari mobil patroli ini beroperasi, memang belum bisa menutup semua kebutuhan air masyarakat, namun paling tidak telah mengurangi banyak beban masyarakat akan kebutuhan air bersih.

Jean Calvijn menambahkan program ini dinamakan ‘Patroli Gentong’, dimana bak mobil patroli difungsikan untuk mengangkut tanki air berkapasitas 1.700 liter.

Masyarakat menyambut baik upaya kompak dari forkopimda tersebut, Muji misalnya, warga Desa Cakul ini tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih, karena mereka sangat tergantung pada distribusi air bersih dari sinergi, Pemerintah, TNI dan Polri ini.

“Kalau mendatangkan mobil tanki sendiri cukup mahal Rp750 ribu tentunya kami tidak mampu, makanya kami sangat tergantung pada distribusi air ini. Terima kasih Pak Bupati, Pak Kapolres, dan Pak Dandim yang sudah mau turun langsung dan membantu kami” kata Muji. (wan/bs)

Category: Headline, Jatim Tags: , ,