Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Boyolali Diobrak-abrik 9 Perampok

84 views

Boyolali (MediaKoranNusantara.com) – Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali disatroni perampok. Pelaku berjumlah sekitar 6 orang bersenjata tajam menyekap dua satpam dan mengacak-acak seluruh ruangan.

“Seluruh ruangan diacak-acak, sasarannya ruang keuangan,” kata Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto, Selasa (2/7/2019).

Dipaparkannya, para pelaku masuk dengan membobol pintu depan. Selanjutnya menyekap dua satpam atau penjaga malam, Widiyanto dan Andrianto. Tangan dan kaki diikat serta mulut dilakban. Keduanya disekap di ruang sekretariat.

“Pelaku ada yang membawa golok dan linggis. Satpam kami juga diancam akan dibunuh,” jelasnya.

Dari keterangan saksi, lanjut dia, para pelaku datang sekitar pukul 02.50 WIB. Setelah menyekap kedua satpam, mereka beraksi mengobrak-abrik seluruh ruangan di kantor yang berada di kompleks perkantoran terpadu Pemkab Boyolali tersebut. Semua pintu ruangan dibobol dan diacak-acak. Brankas dibongkar.

“Sasarannya uang,” imbuh dia.

Namun para pelaku gagal mendapatkan barang jarahan uang tunai. Di kantor tersebut kini tak ada uang tunai, seiring pemberlakuan transaksi non-tunai.

“Teman-teman (staf Disdikbud) kini sedang mendata kalau ada kerugian, tapi untuk kerugian uang tidak ada. Pelaku hanya membawa kabur hardisk CCTV dan dua telepon seluler milik Satpam,” kata Darmanto.

Menurut dia, para pelaku beraksi di kantor tersebut sekitar satu jam. Mereka pergi sesaat sebelum adzan subuh berkumandang.

Kejadian perampokan itu kali pertama diketahui oleh Kabid Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Budi Prasetyaningsih, yang datang ke kantor paling awal, karena akan ada acara di luar kota.

Sampai di kantor dia mendengar teriakan orang terbungkam dan mendapati kedua satpam tersebut masih dalam posisi diikat. Lantas ikatan itu dilepaskan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kepala Disdikbud dan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas dari Polsek Mojosongo dan Polres Boyolali langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.(dtc/ziz)

Category: Hallo Nusantara, hukum kriminal, indeks Tags: